Patterned Text Generator at TextSpace.net

Sederhana

Kamis, 25 November 2010

Saya suka kisah-kisah sederhana... Yang meskipun akhirnya tak terlalu istimewa tapi tetap menjaga cerita supaya lebih bermakna... Tak perlu panjang-panjang... Tapi juga tak berbelit-belit...
Semuanya natural... Tapi tak mudah di tebak...
Sebenarnya kehidupan juga seperti itu... Tergantung bagaimana kita sebagai sutradara dalam kisah hidup kita... Mau bagaimana dan seperti apa?
Boleh saja tentukan arahnya kemana... Yang paling penting untuk menuju ke arah sana... cari jalan yang paling mudah, mungkin lebih hebat kalau lewat jalan terjal2 nan curam... tapi kenapa harus lewat situ kalo di sampingnya udah ada jalan mulus yang udah d aspal...
Yah... saya terkadang selalu terjebak di jalan yang curam,, karena menutu diri untuk tau tentang kesederhanaan... Mulai sekarang mulai pake kacamata hati... supaya ego tidak terlalu ambil andil... Let's be a mature ^^

_qiez '10_
Read More >>

Unjuk

Rabu, 24 November 2010

Blah Bleh Bloh....
Curang... Angkanya menunjukkan batuan siam...
Juru-juru bicara mulai berkoar-koar...
Boleh saja berpendapat mimpipun tunjuk saja tak apa...
Berbelit...Melingkar...Memutar... Kembalilah....
Saya manusia loh!! Biarkan rutan-rutan itu tak terinjak lagi...
Ulik ulik ulik...
Setan macam buih tak terbendung...
Tak boleh katakan : "Keparat..."
Suatu saat malam beserta rintik hujan dulukan mana saja yang mau...
Semuanya BEBAS!!!!
Read More >>

[CBB] Cuma Bocah Biasa

Minggu, 14 November 2010

Sekarang saya mau Curhat se-curhat-curhatnya... hehe...
Tentang kekacauan saya akhir-akhir ini...
Pernah ngga sih melakukan hal-hal yang sebenernya ngga-gw-bgt cuma gara2 pengen keliatan bagus di mata orang lain?
Dan saya sering melakukan hal-hal semacam itu (tanpa disadari)... Dan padahal orang lain juga ngga merhatiin sama sekali tuh... hahaha... Bodoh memang...
Dan saya sudah terlalu capek melakukan sesuatu dengan banyak pertimbangan (dia suka ngga ya, atau kira-kira kalo gini pantes ngga ya?) Biarlah sekarang saya jadi saya, biar orang lain bilang saya ribet, rusuh, aneh, belegug, astagfirullah, dan lain sebagainya... Biar saya berubah karena saya mau dan bukan karena biar orang lain mau melihat saya...
Saya juga lagi kesel sama kelakuan seseorang, yang ngga jelas juntrungannya, padahal saya udah berusaha berbuat sesuatu yang sekiranya membuat dia biasa saja, tapi ternyata malah saya ngga ngerti saya itu sebenernya harus gimana... Jadi sekarang, biarlah saya jadi apa jadinya saya... Mungkin saya harus banyak-banyak mengerti tentang orang lain, tapi setidaknya saya juga harus mengerti tentang diri saya sendiri... Anggap sajalah orang lain juga sedang sibuk mengurusi urusannya masing-masing dan takada waktu untuk memperhatikan saya... Mungkin memang sebaiknya seperti ini daripada saya harus banyak-banyak menahan diri...
Tapi tentu saja saya ini sebenarnya termasuk orang yang senang sekali mendapat kritikan apalagi saran...
Sesungguhnya yang harus benar-benar saya perhatikan itu adalah kelakuan saya di mata Tuhan. Semoga saya dan orang-orang di sekitar saya termasuk dalam golongan orang-orang yang Selamat. Amiinnn...

_qiez'10_
Read More >>

Sibuk

Sabtu, 30 Oktober 2010

Semuanya Serba Padat.... Sudah terlalu muak... Tapi berputar-putar...
Wahai dunia... Marilah Bernafas bersama-sama....
Read More >>

Everythings [ALWAYS] Gonna be All Right

Minggu, 19 September 2010

Senyum-Cemberut-Nyengir-Manyun-Ketawa-Mara2-Tidur-Nonggeng-Jungkirbalik-Batuk2-Tengkurep-Ngelamun-Lompat-Lari-Jongkok-Mengkerut-Merinding-Merona-Menggila-Maju-Mundur-Mondarmandir-Diam-Duduk-Berdiri-Jatuh-Hidup-Mati.

Semuanya cuma sebuah ekspresi dan pernyataan.
Yang membawanya adalah perasaan.
Entah bernuansa baik atau buruk,

Padahal sesungguhnya dalam hidup itu segalanya adalah baik, bahkan saat kita merasa buruk.

itulah kenapa kehidupan selalu berpihak pada orang yang selalu berbaik sangka alias positif thinking... Karena saat mereka menikmati segala apapun yang terjadi, ngga ada yang bisa menghambat mereka buat terus maju.

Semoga kita semua termasuk dalam golongan orang2 yang beruntung^^

_qiez'10_
Read More >>

Paramore - Ignorance

Jumat, 10 September 2010

Tau grup Band ini kan??



Akhir-akhir ini Qi lagi seneng banget dengerin lagu-lagunya mereka :-D Sebenernya udah dari dulu sih sukanya, dikenalin sama temen...:p Tapi karena tema lagu-lagu di Playlist Qi akhir-akhir ini Rock semua jadinya banyak lagu merekanya...
Salah satu lagu yang lagi sering didengerin itu yang judulnya Ignorance...
Yang liriknya gini nih.... >>>
Ignorance lyrics

Songwriters:
Farro, Joshua Neil; Williams, Hayley;


If I'm a bad person, you don't like me
Well, I guess I'll make my own way
It's a circle, a mean cycle
I can't excite you anymore

Where's your gavel? Your jury?
What's my offense this time?
You're not a judge but if you're gonna judge me
Well, sentence me to another life

Don't wanna hear your sad songs
I don't wanna feel your pain
When you swear it's all my fault
'Cause you know we're not the same
No, we're not the same, oh, we're not the same

We're the friends who stuck together
We wrote our names in blood
But I guess you can't accept that the change is good
It's good, it's good

Well, you treat me just like another stranger
Well, it's nice to meet you, sir
I guess I'll go, I best be on my way out

You treat me just like another stranger
Well, it's nice to meet you, sir
I guess I'll go, I best be on my way out

Ignorance is your new best friend
Ignorance is your new best friend

This is the best thing that could've happened
Any longer and I wouldn't have made it
It's not a war, no, it's not a rapture
I'm just a person but you can't take it

The same tricks that, that once fooled me
They won't get you anywhere
I'm not the same kid from your memory
Well, now I can fend for myself

Don't wanna hear your sad songs
I don't wanna feel your pain
When you swear it's all my fault
'Cause you know we're not the same
No, we're not the same, oh, we're not the same

Yeah, we used to stick together
We wrote our names in blood
But I guess you can't accept that the change is good
It's good, it's good

Well, you treat me just like another stranger
Well, it's nice to meet you, sir
Well, I guess I'll go, I best be on my way out

You treat me just like another stranger
Well, it's nice to meet you, sir
Well, I guess I'll go, I best be on my way out

Ignorance is your new best friend
Ignorance is your new best friend
Ignorance is your new best friend
Ignorance is your new best friend

Well, you treat me just like another stranger
Well, it's nice to meet you, sir
Well, I guess I'll go, I best be on my way out

You treat me just like another stranger
Well, it's nice to meet you, sir
I guess I'll go, I best be on my way out

Baru baca liriknya Qi juga,, hihihi~ Tapi lagunya emang enak... Nge-rocklah...
Kalo ditanya kenapa Qi suka denger lagu ini, kenapa ya? Qi juga ngga tau pasti, tapi waktu pertama denger musiknya aja malah di ulang2 terus :$, soalnya paling suka denger vocalnya Nichole Williams di lagu ini tegas banget, seakan-akan nyanyinya dengan penuh kedendaman :@ *so'tau* :#
Yah,,well... Qi emang ga begitu tau banyak soal musik, tapi lagu ini saya rekomendasikan untuk anda yang lagi BT, dengerin lagu ini kayaknya jadi bergelora :o *apaan sih?*
hahahaha....
Qi lagi gda kerjaan inih, abis sungkeman sama keluarga... Jadi numpang nyampah aja di blog sendiri :x

SEMANGAT!!!

_Qiez'10_
Read More >>

Idul Fitri kali ini saya belum Selamat :'(

Kamis, 09 September 2010


Tuhan... Maafkan hamba yang hina ini, Ramadhan kali ini bener2 terlewat oleh kesia-siaan...
Jadi terlalu banyak nyesel, tau-tau besok udah Idul Fitri aja, dan saya merasa ngga dapet apa2...
Dan itu merupakan kerugian terbesar saya... Saat Tuhan dengan Sangat-Baik-HatiNya,, memberikan tambahan waktu mempertemukan kembali dengan "Bulan berjuta bonus" ini, Qi malah melewatkannya tanpa menggapai sesuatu pun... Picik banget kalo Qi minta dipertemukan lagi dengan Bulan Ramadhan yang selanjutnya, sementara yg ini aja malah dicuekin gitu aja...

Tapi Tuhaaaannnn.... Saya hanya hamba yang suka minta-minta.... Pertemukan lagi dengan Ramdhan tahun depan Tuhann.... Dan pertemukan saya dalam keadaan siap untuk meraih semuanya...

Seperti yang sebuah iklan provider bilang "Belum terlambat untuk Bertobat",, memang tak pernah ada kata terlambat, Toh Tuhan tetap akan selalu memberikan ampunan di bulan apapun asalkan kita bersungguh2, meskipun perjuangannya harus berkali2 lipat daripada di bulan Ramadhan, tapi semoga saya termasuk orang2 yg beruntung^^

Selain itu, karena besok adalah akhir dari rangkaian 'Kesucian Ramadhan' maka sepatutnya kita kembali pada keadaan yang suci... *Bagi orang-orang yang beruntung*
Untuk itu, dalam penyempurnaannya, saya mohon Maaf pada semua pihak yang merasa telah tersakiti baik oleh kelakuan ataupun perkataan saya *basi emang kata-kata itu <<< tapi mau gimana lagi* cuma pas moment2 kaya gini orang2 pada mau memaafkan, karena dianya juga pengen dimaafin, g ada salahnya saya juga ikutan memanfaatkan moment ini, d lain hari agak susah dapet maaf dari orang lain ;)

Taqabalallahu Minna Wa Minkum^^Mohon Maaf Lahir Batin
Idul Fitri 1431 Hijriah~
_Qiez'10_
Read More >>

Tuhan Sembilan Senti


Oleh: Taufiq Ismail

Indonesia adalah sorga luar biasa ramah bagi perokok, tapi tempat siksa tak tertahankan bagi orang yang tak merokok.

Di sawah petani merokok,
di pabrik pekerja merokok,
di kantor pegawai merokok,
di kabinet menteri merokok,
di reses parlemen anggota DPR merokok,
di Mahkamah Agung yang bergaun toga merokok,
hansip-bintara-perwira nongkrong merokok,
di perkebunan pemetik buah kopi merokok,
di perahu nelayan penjaring ikan merokok,
di pabrik petasan pemilik modalnya merokok,
di pekuburan sebelum masuk kubur orang merokok.

Indonesia adalah semacam firdaus-jannatu-na’im sangat ramah bagi perokok, tapi tempat siksa kubur hidup-hidup bagi orang yang tak merokok.

Di balik pagar SMU murid-murid mencuri-curi merokok,
di ruang kepala sekolah…ada guru merokok,
di kampus mahasiswa merokok,
di ruang kuliah dosen merokok,
di rapat POMG orang tua murid merokok,
di perpustakaan kecamatan ada siswa bertanya apakah ada buku tuntunan cara merokok.

Di angkot Kijang penumpang merokok,
di bis kota sumpek yang berdiri yang duduk orang bertanding merokok,
di loket penjualan karcis orang merokok,
di kereta api penuh sesak orang festival merokok,
di kapal penyeberangan antar pulau penumpang merokok,
di andong Yogya kusirnya merokok,
sampai kabarnya kuda andong minta diajari pula merokok.

Negeri kita ini sungguh nirwana kayangan para dewa-dewa bagi perokok, tapi tempat cobaan sangat berat bagi orang yang tak merokok.

Rokok telah menjadi dewa, berhala, tuhan baru, diam-diam menguasai kita.

Di pasar orang merokok,
di warung Tegal pengunjung merokok,
di restoran, di toko buku orang merokok,
di kafe di diskotik para pengunjung merokok.

Bercakap-cakap kita jarak setengah meter tak tertahankan asap rokok,
bayangkan isteri-isteri yang bertahun-tahun menderita di kamar tidur
ketika melayani para suami yang bau mulut dan hidungnya mirip asbak rokok.

Duduk kita di tepi tempat tidur ketika dua orang bergumul saling menularkan HIV-AIDS sesamanya, tapi kita tidak ketularan penyakitnya. Duduk kita disebelah orang yang dengan cueknya mengepulkan asap rokok di kantor atau di stop-an bus, kita ketularan penyakitnya. Nikotin lebih jahat penularannya ketimbang HIV-AIDS.

Indonesia adalah sorga kultur pengembangbiakan nikotin paling subur di dunia, dan kita yang tak langsung menghirup sekali pun asap tembakau itu, bisa ketularan kena.

Di puskesmas pedesaan orang kampung merokok,
di apotik yang antri obat merokok,
di panti pijat tamu-tamu disilahkan merokok,
di ruang tunggu dokter pasien merokok,
dan ada juga dokter-dokter merokok.

Istirahat main tenis orang merokok,
di pinggir lapangan voli orang merokok,
menyandang raket badminton orang merokok,
pemain bola PSSI sembunyi-sembunyi merokok,
panitia pertandingan balap mobil, pertandingan bulutangkis, turnamen sepakbola mengemisngemis mencium kaki sponsor perusahaan rokok.

Di kamar kecil 12 meter kubik, sambil ‘ek-’ek orang goblok merokok,
di dalam lift gedung 15 tingkat dengan tak acuh orang goblok merokok,
di ruang sidang ber-AC penuh, dengan cueknya, pakai dasi, orang-orang goblok merokok.

Indonesia adalah semacam firdaus-jannatu-na’im sangat ramah bagi orang perokok, tapi tempat siksa kubur hidup-hidup bagi orang yang tak merokok.

Rokok telah menjadi dewa, berhala, tuhan baru, diam-diam menguasai kita.

Di sebuah ruang sidang ber-AC penuh, duduk sejumlah ulama terhormat merujuk kitab kuning dan mempersiapkan sejumlah fatwa.
Mereka ulama ahli hisap.
Haasaba, yuhaasibu, hisaaban.
Bukan ahli hisab ilmu falak,
tapi ahli hisap rokok.

Di antara jari telunjuk dan jari tengah mereka terselip berhala-berhala kecil, sembilan senti panjangnya, putih warnanya, kemana-mana dibawa dengan setia, satu kantong dengan kalung tasbih 99 butirnya.

Mengintip kita dari balik jendela ruang sidang, tampak kebanyakan mereka memegang rokok dengan tangan kanan, cuma sedikit yang memegang dengan tangan kiri.
Inikah gerangan pertanda yang terbanyak kelompok ashabul yamiin dan yang sedikit golongan ashabus syimaal?

Asap rokok mereka mengepul-ngepul di ruangan AC penuh itu.
Mamnu’ut tadkhiin, ya ustadz. Laa tasyrabud dukhaan, ya ustadz.
Kyai, ini ruangan ber-AC penuh.
Haadzihi al ghurfati malii’atun bi mukayyafi al hawwa’i.
Kalau tak tahan, di luar itu sajalah merokok.

Laa taqtuluu anfusakum. Min fadhlik, ya ustadz.
25 penyakit ada dalam khamr. Khamr diharamkan.
15 penyakit ada dalam daging khinzir (babi). Daging khinzir diharamkan.
4000 zat kimia beracun ada pada sebatang rokok. Patutnya rokok diapakan?

Tak perlu dijawab sekarang, ya ustadz. Wa yuharrimu ‘alayhimul khabaaith.
Mohon ini direnungkan tenang-tenang, karena pada zaman Rasulullah dahulu, sudah ada alkohol, sudah ada babi, tapi belum ada rokok.

Jadi ini PR untuk para ulama.
Tapi jangan karena ustadz ketagihan rokok, lantas hukumnya jadi dimakruh-makruhkan, jangan.

Para ulama ahli hisap itu terkejut mendengar perbandingan ini.
Banyak yang diam-diam membunuh tuhan-tuhan kecil yang kepalanya berapi itu, yaitu ujung rokok mereka.
Kini mereka berfikir. Biarkan mereka berfikir.
Asap rokok di ruangan ber-AC itu makin pengap, dan ada yang mulai terbatuk-batuk.

Pada saat sajak ini dibacakan malam hari ini, sejak tadi pagi sudah 120 orang di Indonesia mati karena penyakit rokok. Korban penyakit rokok lebih dahsyat ketimbang korban kecelakaan lalu lintas.

Lebih gawat ketimbang bencana banjir, gempa bumi dan longsor, cuma setingkat di bawah korban narkoba.

Pada saat sajak ini dibacakan, berhala-berhala kecil itu sangat berkuasa di negara kita,
jutaan jumlahnya, bersembunyi di dalam kantong baju dan celana, dibungkus dalam kertas berwarni dan berwarna, diiklankan dengan indah dan cerdasnya.

Tidak perlu wudhu atau tayammum menyucikan diri, tidak perlu ruku’ dan sujud untuk taqarrub pada tuhan-tuhan ini, karena orang akan khusyuk dan fana dalam nikmat lewat upacara menyalakan api dan sesajen asap tuhan-tuhan ini.

Rabbana, beri kami kekuatan menghadapi berhala-berhala ini.


sumber > Click here <
Read More >>

Saat perkataan seseorang membekas dalam ruang

Sabtu, 28 Agustus 2010

Seseorang bercerita tentang arti sebuah kehidupan
Dan aku mengerti, mulai membenahi hidup dan menutupi semua cerita masa lalu...

Seseorang berkata tentang kemauan dan kemampuan
Dan aku mengerti, mulai menempa diri dalam berbagai hal

Seseorang membicarakan sebuah kata dan maknanya
Dan aku mengerti, mulai mencari2 makna dalam setiap kata

Seseorang mengutarakan segala hal yang ada pada dirinya
Dan aku mengerti, mulai memahami segala hal yang ada pada diri orang lain

Seseorang mengajarkan untuk berani dan selalu berbagi
Dan aku mengerti, mulai berani melakukan banyak hal dan mengenal berbagai hal

Masih banyak, dan kupikir takkan berhenti,,,
Tapi pada kenyataannya seseorang itu kini tak mengeluarkan kata-katanya lagi...
Tersendat oleh sebuah tembok besar yang sulit kutembus...

Berharap suatu hari nanti dapat mendengarkan dan meresapi perkataan yang lain...
Tapi untuk kata-kata yang telah terucap... Yang telah memberiku banyak pelajaran hidup... Tak akan pernah kulupakan... Dan akan terus membekas dalam sebuah ruang...
Read More >>

Pelajaran dari Tuhan

Minggu, 22 Agustus 2010

Akhir-akhir ini Qi merasa kehilangan banyak hal... Mulai dari waktu, prioritas, cita-cita, semuanya jadi serba keluar jalur.. Lebih sering mementingkan sesuatu yang ngga penting, memikirkan sesuatu yang seharusnya ngga perlu di pikirin.. dan mengabaikan banyak hal yang seharusnya diprioritaskan...

Di bilang hancur juga ngga sih... beberapa hal yang memang keluar dari jalur rencana awal hidup Qi sebenernya ada manfaatnya juga... Tapi tetep aja rasanya Qi kehilangan pegangan... Udah nyasar kemana2lah istilahnya...

Tapi dari sini Qi jadi belajar banyak hal... Bahwa terlalu banyak rencana awal yang udah kita buat, untuk menentukan hidup kita kemana? mau jadi apa? dan harus bagaimana? Terlalu banyak catatan2 penting yang udah kita tempel dimana2... Tapi pada akhirnya dan pada kenyataannya... Jalur hidup kita ngga berjalan sesuai dengan yang kita harapkan...
Bahwa saat inilah bagaimana seorang pelajar benar-benar belajar...

Belajar dari suasana dimana Tuhan memberikan rancangan hidup sedemikian rupa dan menyuruh kita menjalaninya dengan kemampuan yang terbaik meskipun dalam keadaan kita suka ataupun ngga... Saat kita ngerasa senang ataupun kecewa... Saat kita bahagia ataupun terluka...

Belajar menerima apapun yang terjadi di sekitar kita... Saat semuanya ngga sesuai sama apa yang kita inginkan.... Saat merasa dunia memusuhi kita... Saat masalah datang silih berganti...

Belajar mendirikan semangat saat diri sendiri mulai bosan dengan keadaan yang ada.. Saat orang2 disekitar kita memberikan respon negatif.. Saat Diri sendri merasa aman dalam keadaan yang memaksa kita untuk diam di tempat...

Masih banyak cara2 Tuhan memberikan kita pelajaran... Dan pada akhirnya mungkin hanya Pembelajar sejatilah yang akan merasakan medali2 emas asli dari Tuhan... Ntah itu berupa kesuksesan, kebahagiaan, rasa bangga, ataupun Reward terbaik bisa dikumpulkan di tempat orang2 terbaik di akhirat kelak...

Semoga kita termasuk golongan Pembelajar^^

_Qiez '10_
Read More >>

~Let's Sing This Song~